Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepercayaan (Trust) di Sistem E-Commerce, khususnya Perceived Reputation dan Structural Assurance

•May 25, 2009 • Leave a Comment

Dengan meluasnya perdagangan global, tidaklah cukup bagi sebuah perusahaan atau seorang enterpreneur hanya mengandalkan iklan dan selebaran biasa untuk memajukan bisnis yang dijalankannya. Seorang enterpreneur atau merchant yang berwawasan ke depan akan berusaha mengembangkan usahanya secara luas, dan e-commerce merupakan salah satu solusi untuk memperluas jaringan bisnisnya.

Penerapan electronic commerce bermula di awal tahun 1970-an, dengan adanya inovasi semacam Electronic Fund Transfer (EFT). Saat itu masih terbatas pada beberapa perusahaan dan lembaga keuangan saja. Lalu muncul Electronic Data Interchange (EDI) yang tidak hanya melakukan transaksi keuangan serta memperbesar perusahaan yang berperan serta. Dengan adanya komersialisasi internet di awal 1990-an, serta pesatnya pertumbuhan pelanggan potensial maka lahirlah istilah electronic commerce (e-commerce) yang aplikasinya segera berkembang pesat.

Kelebihan dari sistem e-commerce antara lain dapat mengurangi biaya pembuatan, pendistribusian, penyimpanan dan pencarian informasi serta memperluas market place perusahaan. Dilihat dari sisi konsumen, e-commerce dapat memberikan lebih banyak pilihan produk dari banyak vendor, melakukan transaksi selama 24 jam sehari dan memberi tempat untuk berinteraksi dengan pelanggan lain. Disamping itu, e-commerce juga memungkinkan orang untuk bekerja di dalam rumah dan tidak harus keluar rumah untuk berbelanja sehingga dapat mengurangi arus kepadatan lalu lintas serta mengurangi polusi udara.

Penelitian ini menemukan bahwa structural assurance berpengaruh pada kepercayaan (trust) pengguna internet di Indonesia. Hal ini menandakan bahwa keyakinan terhadap adanya mekanisme kontrol dan prosedur keamanan dari pihak ketiga akan menimbulkan trust bagi pengguna. Variabel perceived reputation juga berpengaruh pada trust pengguna internet di Indonesia. Kesaksian pengalaman konsumen saat bertransaksi di toko online merupakan salah satu hal yang dilakukann situs e-commerce untuk mempersepsikan dirinya bereputasi baik.

Kepercayaan (trust) menjadi katalisator bagi transaksi penjual dan pembeli yang membuat konsumen memiliki harapan besar untuk puas terhadap hubungan tukar-menukar tersebut. Kepercayaan (trust) terhadap electronic vendor menentukan putusan konsumen untuk melakukan hubungan penyedia bisnis e-commerce. Kekurang-percayaan terhadap web vendor akan menghalangi konsumen menggunakan produk web vendor.

Kepercayaan (trust) di e-commerce diartikan sebagai sysstem yang menyediakan kesediaan konsumen untuk bergantung pada penjual dan melakukan tindakan walaupun penjual dapat dengan mudah merugikan konsumen. Saat konsumen membeli produk-produk dalam kehidupan sehari-hari, merek (brand) dan citra (image) merupakan hal-hal yang sangat mempengaruhi perilaku pembelian konsumen. Pada umumnya, loyalitas para konsumen muncul dari interaksi yang terus-menerus secara intensif dengan perusahaan tersebut. Sepanjang perusahaan dapat menyediakan informasi yang bermanfaat dan bernilai kepada konsumen, mereka pasti akan menganggap perusahaan sebagai rekanan (partner) yang dapat dipercaya.

Structural assurance berpengaruh terhadap timbulnya trust terhadap sistem e-commerce. Structural assurance mengacu pada penilaian adanya mekanisme keamanan jaringan sistem electronic commerce yang memadai. Keyakinan terhadap struktur muncul karena pengguna yakin bahwa teknologi sistem e-commerce memberikan perlindungan sehingga konsumen yakin bahwa transaksi melalui internet dapat berjalan aman. Kegagalan dalam pengembangan trust pada konsumen merupakan halangan utama untuk perkembangan kesuksesan pada e-commerce.

Perceived reputation suatu situs belanja suatu situs belanja berpengaruh terhadap trust di e-commerce. Trust terhadap penjual bergantung pada keahlian, kemampuan untuk menyenangkan dan kesamaan penjual dengan konsumen. Dalam konteks internet, website menggantikan penjual. Reputasi menjadi faktor penting yang memberi konstribusi bagi kepercayaan konsumen terhadap organisasi penjualan. Trust dalam sebuah website berhubungan dengan kesetiaan pada website tersebut.

Sumber :

Nurrahman Adi Putra, 2006, Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepercayaan (Trust) di Sistem E-Commerce, khususnya Perceived Reputation dan Structural Assurance, Skripsi Universitas Airlangga.

Analisa Yuridis Rancangan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik Sebagai Awal Pengaturan E-Commerce di Indonesia

•May 25, 2009 • Leave a Comment

Perkembangan teknologi informasi yang berdampak pada perkembangan sistem perdagangan yang disebut sebagai e-Commerce, telah membuat perubahan yang besar dalam sistem hukum di banyak negara di dunia. Permasalahan-permasalahan hukum yang muncul pada aktivitas e-Commerce di dunia diantaranya adalah Hak kekayaan Intelektual (HKI), aspek Hukum Kontrak, keamanan transaksi dan informasi (information security), sistem pembayaran, privasi dan kerahasiaan data, yurisdiksi, dan perpajakan. Sedangkan pemasalahan e-Commerce yang ada di Indonesia diantaranya keamanan yang terkait dengan infrastruktur e-Commerce, aspek perizinan, penyelenggara jasa Internet (network providers), pembuktian pada transaksi e-Commerce, dan ketidaktersediaan Cyberlaw sebagai bentuk regulasi khusus mengatur e-Commerce.

Cyberlaw merupakan suatu sistem hukum yang dianggap relevan untuk mengatur aktivitas e-Commerce, mengingat sifat-sifat dari e-Commerce yang tidak dapat diatur dengan menggunakan instrumen hukum konvensional, sehingga banyak negara-negara di dunia kemudian secara serius membuat regulasi khusus mengenai Cyberlaw ini. Salah satu acuan bagi negara-negara di dunia untuk merumuskan Cyberlaw adalah melalui adopsi atau meratifikasi instrumen hukum internasional yang dibentuk berdasarkan konvensi ataupun framework tentang Cyberlaw maupun e-Commerce yang dibentuk oleh organisasi-organisasi internasional. Organisasi Internasional yang mengeluarkan regulasi e-Commerce yang dapat menjadi acuan atau Model Law adalah: UNCITRAL, WTO, Uni Eropa, dan OECD, sedangkan pengaturan di organisasi internasional lainnya seperti, APEC dan ASEN adalah sebatas pembentukan kerangka dasar atau Framework, yang berisi ketentuan¬ketentuan yang mendukung dan memfasilitasi perkembangan E-Commerce.

Negara-negara di dunia dalam mengantisipasi permsalahan hukum terkait dengan aktifitas E-Commerce kemudian juga melakukan perubahan terhadap sistem hukum konvensionainya. Diantara Negara¬negara di dunia Amerika Serikat merupakan negara yang paling komprehensif regulasi E-Commercenya. Sedangkan Singapura adalah negara yang paling komprehensif pengaturan E-Commerce di kawasan Asia Tenggara. RUU ITE pada dasarnya memiliki aturan yang luas hal ini dimaksudkan oleh pembentuknya untuk mempermudah melakukan regulasi terhadap dunia cyber yang luas. Hal tersebut sangat berbeda jika dibandingkan dengan regulasi Cyberlaw di negara-negara lain dalam hal ini Amerika Serikat dan Singapura, yang secara parsial atau terpisah dalam menentukan aspek Cyberlaw dan E-Commerce dalam beberapa undang-¬undang. Hal ini membuat RUU ITE terkesan kurang spesifik dalam mengatur permasalahan yang esensial dalam regulasi Cyberlaw maupun E-Commerce law, ini tercermin dari beberapa permasalahan hukum dalam E-Commerce yang diatur dalam RUU ITE yang terlampau umum dan tidak spesifik.

Dalam pengaturan mengenai permasalahan hukum E-Commerce dalam RUU ITE terdapat beberapa permasalahan yang tidak seharusnya dicantumkan atau pengaturannya tidak relevan, karena lebih tepat dilekatkan regulasi yang ada, misalnya pengaturan mengenai HKI yang cenderung dipaksakan untuk diatur dalam RUU ITE, menyebabkan aturan ini menjadi tidak komprehensif dan alangkah baiknya jika dilekatkan pada Undang-Undang HKI yang telah ada. Sedangkan beberapa permasalahan terlampau umum dan tidak diatur secara spesifik, misalnya aspek hukum kontrak, tanda tangan elektronik, lembaga sertifikasi, privasi, dan lembaga penyimpanan dokumen elektronik.

Sumber :

Budiawan Yudha, Analisa Yuridis Rancangan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik Sebagai Awal Pengaturan E-Commerce di Indonesia, Skripsi Universitas Airlangga.

Hubungan Hukum Antara Pelaku E-Commerce

•May 25, 2009 • Leave a Comment

Perbincangan mengenai electronic commerce, yang biasa disebut e-Commerce, tampaknya tidak ada hentinya di Indonesia. Perkembangan bisnis via internet ini semakin diminati. Tuntutan semakin besar untuk segera mengatur e-Commerce dalam suatu peraturan perundang-undangan. Berbagai permasalahan hukum ditemui dalam e-Commerce, termasuk mengenai hubungan hukum antar para pelakunya. Hukum harus dapat menegaskan secara pasti hubungan-hubungan hukum dari para pihak yang melakukan transaksi e-Commerce. Namun sayangnya, dalam konteks hukum Indonesia, ketegasan hubungan hukum itu belumlah diatur. Oleh karenanya penulis mencoba untuk menganalisis apakah ketentuan hukum yang ada dalam KUHPerd dan KUHD sudah cukup relevan dan akomodatif dengan hakekat e-Commerce atau perlu regulasi khusus yang mengatur tentang e-Commerce.

Beberapa permasalahan hukum yang muncul dalam bidang hukum dalam aktivitas e-Commerce, antara lain:

  1. Otentikasi subyek hukum yang membuat transaksi melalui internet.

  2. Saat perjanjian berlaku dan memiliki kekuatan mengikat secara hukum.

  3. Obyek transaksi yang diperjualbelikan.

  4. Mekanisme peralihan hak.

  5. Hubungan hukum dan pertanggungjawaban para pihak yang terlibat dalam transaksi baik penjual, pembeli, maupun para pendukung seperti perbankan, internet service provider (ISP), dan lain-lain.

  6. Legalitas dokumen catatan elektronik serta tanda tangan digital sebagai alat bukti.

  7. Mekanisme penyelesaian sengketa.

  8. Pilihan hukum dan forum peradilan yang berwenang dalam penyelesaian sengketa.

Beberapa permasalahan terhadap konsumen yang dapat disoroti akibat tidak jelasnya hubungan hukum dalam transaksi e-Commerce. Pertama adalah mengenai penggunaan klausul baku. Sebagaimana diketahui, dalam kebanyakan transaksi di cyberspace, konsumen tidak memiliki pilihan lain selain tinggal meng-click icon yang menandakan persetujuannya atas apa yang dikemukakan produsen di website-nya, tanpa adanya posisi yang cukup fair bagi konsumen untuk menentukan isi klausul.

Kedua, bagaimana penyelesaian sengketa yang timbul. Para pihak dapat saja berada pada yurisdiksi peradilan di negara yang berbeda. Sementara perdebatan mengenai yurisdiksi penyelesaian sengketa e-Commerce ini tampaknya masih akan cukup panjang, selama masa penentuan saat terjadi dan di mana terjadinya perjanjian e-Commerce masih terus menjadi perdebatan pula.

Selain itu, diperlukan pula suatu sistem dan mekanisme penyelesaian sengketa khusus untuk transaksi-transaksi e-Commerce yang efektif dan murah. Hal lainnya adalah masalah keamanan dan kerahasiaan data si konsumen serta privasi dari kalangan konsumen.

Dari uraian yang telah disampaikan oleh penulis di atas, tentunya dapat terlihat demikian rendahnya perlindungan terhadap kepentingan konsumen. Ketidakjelasan hubungan hukum antar pelaku e-commerce, yang tentu salah satunya bertindak sebagai konsumen, bermuara pada kondisi tidak terlindunginya konsumen. Sudah sepatutnya apabila konsumen, terutama konsumen terakhir sebagai sasaran terbesar dalam transaksi e-Commerce, mendapat perlindungan dari berbagai perilaku usaha produsen yang merugikan.

Di Indonesia, perlindungan hak-hak konsumen dalam e-Commerce masih rentan. Undang-undang Perlindungan Konsumen yang berlaku sejak tahun 2000 memang telah mengatur hak dan kewajiban bagi produsen dan konsumen, namun kurang tepat untuk diterapkan dalam e-Commerce. Karakteristik yang berbeda dalam sistem perdagangan melalui internet tidak cukup tercover dalam UUPK tersebut. Untuk itu perlu dibuat peraturan hukum mengenai cyberlaw termasuk didalamnya tentang e-Commerce agar hak-hak konsumen sebagai pengguna internet khususnya dalam melakukan transaksi e-Commerce dapat terjamin.

Sumber :

Ellen Liena Christine, Hubungan Hukum Antara Pelaku E-Commerce, Penulisan Ilmiah Malangkucecwara School of Economics.

E-Commerce Sebagai Pendukung Pemasaran Perusahaan

•May 25, 2009 • Leave a Comment

Untuk memanfaatkan kemajuan teknologi guna menunjang keunggulan dari suatu perusahaan harus dilakukan dengan kebijakan yang terfokus pada metode pemasaran pada perusahaan, salah satunya yaitu dengan melalui e-Commerce. Sehubungan dengan itu, pelaku bisnis dalam perusahaan cenderung ingin mendapatkan pemasaran yang efektif dan efisien sebagai sarana informasi dalam transaksi.

E-commerce merupakan terobosan baru dalam dunia informasi, karena dapat memberikan suatu informasi dalam bentuk lebih menarik, menyenangkan dan on line setiap saat tanpa batas waktu, asalkan semua perangkat teknologi memenuhi. Berkaitan dengan itu, perusahaan yang sudah mapan menjadikan objek dalam penerapan pamasaran melalui e-Commerce.

Tujuan dari penulisan ini adalah :

  1. Untuk mengenalkan media e-Commerce kepada perusahaan dalam memasarkan produk-produknya baik berupa barang atau jasa.

  2. Mencari pengalaman dalam menerapkan ilmu pengetahuan selama di bangku kuliah.

  3. Guna berpartisipasi dalam membuat suatu karya ilmiah, sekaligus menjadi suatu kebanggaan tersendiri dalam memahami ilmu yang telah didapatkan.

Ada sejumlah alasan mengapa perusahaan memasang iklan di internet. Alasan pertama karena para penonton televisi mulai berpindah ke internet. Oleh karena itu media iklan harus mengikutinya dengan asumsi bahwa tujuan periklanan manapun adalah untuk menjangkau target audiensnya secara efektif dan efisien. Para pengiklan mengakui bahwa mereka harus melakukan penyesuaian perencanaan pemasarannya untuk terus mengejar peningkatan jumlah orang yang menghabiskan waktu didepan komputer on line, karena biasanya dia meninggalkan media yang lain.

Tujuan periklanan harus ditetapkan berdasarkan keputusan-keputusan sebelumnya mengenai pasar sasaran, penentuan posisi pasar dan bauran pemasaran. Perusahaan yang sudah bonafit serta menerapkan teknologi yang ada sangat membutuhkan pemasaran yang jaringannya luas. Maka cocok jika menggunakan e-commerce yang merupakan salah satu sarana pemasaran yang jangkauannya luas bakan sampai seluruh dunia.

Beberapa keunggulan e-Commerce dapat dipegang oleh perusahaan yang tidak memaksakan kekuatan potensialnya dengan memahami keunggulan perdagangannya untuk konsumen maupun untuk dunia bisnis.

Kesimpulan yang diperoleh dari penulisan ini adalah bahwa dengan menggunakan e-Commerce kita dapat memperoleh beberapa keuntungan yang meliputi layanan konsumen dan citra perusahaan menjadi baik, menemukan partner bisnis baru, proses menjadi sederhana dan waktu dapat dipadatkan, dapat meningkatkan produktivitas, akses informasi menjadi cepat, penggunaan kertas dapat dihindari, biaya transportasi berkurang dan fleksibilitas bertambah.

Manfaat dari e-Commerce bagi konsumen diantaranya dapat melayani transaksi 24 jam hamper disetiap lokasi, memberikan banyak pilihan pada pelanggan, menyediakan produk yang tidak mahal dengan cara mengunjungi banyak tempat dan melakukan pembandinagn secara tepat, pengiriman menjadi cepat, partisipasi dalam pelayanan maya (virtual action), dapat berinteraksi denagn pelanggan lain dan memudahkan persaingan.

Manfaat e-Commerce bagi masyarakat diantaranya dapat memungkinkan untuk bekerja dirumah, terbatasnya jumlah barang yang dijual, dapat menikmati produk atau jasa yang susah dipasarkan, memfasilitasi layanan public seperti perawatan, kesehatan, pendidikan dan lain-lain. Dengan adanya berbagai keuntungan e-Commerce, maka terdapat pula keterbatasan dalam kategori teknis dan nonteknis. Keterbatasan Teknis, meliputi:

  1. Adanya kekurangan sistem keamanan, kehandalan, standard dan beberapa protokol komunikasi.

  2. Adanya bandwidthtelekomunikasi yang tidak mencukupi.

  3. Adanya pengembangan perangkat lunak masih dalam tahap perkembangan dan berubah dengan cepat.

  4. Sulit menyatukan perangkat lunak internet dan e-commerce dengan aplikasi dan database yang ada sekarang ini.

  5. Vendor-vendor kemungkinan perlu server web yang khusus serta infrastruktur lainnya selain server jaringan.

  6. Beberapa perangkat lunak e-Commerce mungkin tidak cocok bagi hardware tertentu.

Keterbatasan Nonteknis, meliputi:

  1. Tidak adanya sentuhan dan rasa hubungan secara on line.

  2. Banyak isu hukum yang belum terpecahkan.

  3. E-Commerce sebagai disiplin baru masih mencari bentuk dan sedang berkembang dengan cepat.

  4. E-Commerce dapat menimbulkan kian regangnya relasi manusia.

  5. Keteraksesan internet masih merupakan hal yang mahal atau tidak cocok bagi pelanggan potensial.

Oleh karena itu, saran yang dapat diberikan oleh penulis adalah :

  1. Dalam perusahaan, perlu diadakannya suatu alat pembantu kelestarian dalam pemasaran produk baik itu berupa jasa maupun barang dengan e-Commerce, tetapi bukan berarti alat tradisional dihilangkan.

  2. Perusahaan haruslah memperhitungkan terlebih dahulu dampak positif maupun negative (menguntungkan atau merugikan) jikalau penggunaan alat elektronik sbagai salah satu wadah untukmemasarkan barang atau jasa akan baik ataukah akan memperbesar kerugian.

  3. Dalam dunia maya yang segala sesuatunya mempergunakan alat elektronik, pihak pemimpin dalam suatu perusahaan haruslah memberikan konsekuensi terhadap keputusan yang dilontarkan dan haruslah teliti untuk melakukan suatu keputusan, agar tidak terjadi suatu kesalahan yang mengakibatkan gulung tikarnya suatu perusahaan.

  4. Dalam hal ini, bukan berarti e-Commerce merupakan segalanya dalam perkembangan perusahaan, namun e-Commerce hanyalah salah satu bagian dalam memasarkan produk baik barang maupun jasa. Dengan kata lain, e-Commerce amat sangatlah perlu jikalau perusahaan itu sudah mempunyai omset (keuntungan) yang memadai dan ingin lagi memperluas pemasaran produknya. Sedangkan perusahaan yang masih dalam suatu perencanaan keatas, tidaklah wajib untuk menggunakan e-Commerce, namun bisa menggunakan metode klasik (tradisional).


Sumber :

Dina Maulina, 2004, E-Commerce Sebagai Pendukung Pemasaran Perusahaan, Penulisan Ilmiah STMIK AMIKOM Yogyakarta.

Penerapan e-Commerce dalam Kegiatan Pemasaran Produk Elektronik di Kota Malang

•May 25, 2009 • Leave a Comment

Penelitian yang ditulis oleh Riza Juli Ananta (2007), mengangkat mengenai penerapan e-Commerce dalam elektronik sebagai salah satu bentuk karakteristik dari e-Commerce yang lebih dikenal dengan e-Buy, dimana karakteristik ini mengusung bisnis retail secara online. Perumusan masalah yang diangkat oleh peneliti adalah bagaimana penerapan e-Commerce dalam menunjang penjualan produk elektronik secara online. Sesuai dengan rumusan masalah, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan e-Commerce dalam menunjang penjualan produk elektronik secara online.

E-Commerce adalah satu bentuk terapan dari upaya pemasaran yang menggunakan internet sebagai medianya. Dalam hal ini e-Commerce dapat berupa iklan yang langsung menyediakan fasilitas pembelian apabila terdapat konsumen yang berminat dengan produk yang dutawarkan. Keunggulan e-Commerce secara umum dapat digambarkan menjadi tiga yaitu jangkauan yang luas, kekayaan informasi yang diberikan pada produk yang dijual, keberpihakan terhadap konsumen.

Secara lebih luas keunggulan e-Commerce dapat ditunjukkan dengan kemampuan penyajian gambar, video, dan layanan penjualan menjadi satu, memberikan pelanggan untuk melakukan komunikasi dua arah, antara produsen dengan pelanggan. Berdasarkan hasil analisis penelitian ini, dapat ditarik beberapa kesimpulan antara lain :

1.a. Penerapan e-Commerce dalam kegiatan pemasaran produk elektronik secara umum masyarakat sudah mulai mengenal dan memanfaatkan e-Commerce dalam proses pembelian sebuah produk.

b. Dari penelitian dikemukakan bahwa terjadi peningkatan pengguna yang telah menerapkan e-Commerce dalam melakukan transaksi pembelian melalui internet, berawal pada tahun 2003/2004 yaitu ≥ 2 tahun sebesar 14%, 1,1-1,9 tahun sebesar 34%, dan yang memanfaatkan ≤ 1 tahun adalah sebesar 52%.

c. Masyarakat semakin maju dan familiar dengan e-Commerce dan berbagai keunggulan kompetitif e-Commerce yang tidak dimiliki oleh media lain memberikan satu peluang besar bagi kemajuan penerapan e-Commerce khususnya untuk produk elektronik.

d. Terdapat berbagai kendala (biaya akses internet yang relatif mahal, perundangan bagi kejahatan di internet, model pembayaran, desain web untuk lebih memudahkan proses transaksi, dan kecepatan respon yang diberikan oleh pihak produsen kepada pelanggan) yang hal ini juga menjadikan e-Commerce dalam penerapannya dapt menjadi bumerang bagi kemajuan e-Commerce.

2. Penerapan e-Commerce yang ada saat ini lebih banyak merupakan informasi dari teman/rekan kerja dimana terdapat sebesar 62%, sehingga peran pemerintah untuk memberikan upaya sosialisasi terhadap penggunaan e-Commerce masih sangat diperlukan.

Sumber : Riza Juli Ananta, 2007, Penerapan e-Commerce dalam Kegiatan Pemasaran Produk Elektronik di Kota Malang, Skripsi Universitas Brawijaya Malang.

U.T.S E-COMMERCE

•April 27, 2009 • Leave a Comment

Jawaban Nomor 1

Hubungan E-commerce terhadap supply chain management

e1

e21

Era e-commerce telah mengubah cara berbisnis. Penggunaan internet dapat sangat membantu dalam manajemen supply chain. Perusahaan kini dengan mudah dapat berhubungan dengan banyak pihak tanpa harus bepergian sama sekali. Demikian pula pengaturan aliran barang dapat dilakukan dari satu tempat tertentu. Dengan menggunakan internet, yaitu tanpa harus mengembangkan sistem jaringan komputer sendiri, sebuah pasar swalayan misalnya dapat mengetahui stok barang di setiap pemasoknya atau di setiap toko atau gudangnya. Demikian pula untuk memuaskan konsumen, barang dapat dicari melalui internet ke pelbagai pemasok (supplier).

Seperti yang terlihat pada diagram diatas, terdapat perbedaan antara SCM model tradisional dan menggunakan media e-commerce dapat diketahui. Pada model SCM tradisional, terdapat beberapa alur yang harus dilalui agar barang dapat diterima sampai ditangan konsumen. Dalam traditional marketplace, lalu lintas informasi, produk/jasa, dan pembayaran bersifat fisik (location based). Dengan kata lain, model

bisnis yang berlaku adalah geographic business model.

Berbeda halnya dengan SCM yang menggunakan media elektronik, tidak terdapat batasan dari masing-masing pihak yang melakukan proses jual-beli barang karena masing-masing pihak dapat langsung berhubungan antara satu dengan lainnya. Setiap orang yang memiliki akses ke internet dapat mengambil bagian dalam model bisnis ini, misalnya dengan melakukan browsing di internet untuk mencari informasi mengenai produk, produsen, dan harga, men-down load perangkat lunak atau data tertentu, mengirim e-mail kepada produsen, melakukan chatting dengan konsumen lain, melakukan transaksi pembayaran dengan aneka fasilitas (seperti kartu kredit, smart card, internet interface maupun automatic ordering), dan sebagainya.

Peningkatan value chain adalah manfaat yang diperoleh ketika seseorang atau produsen menggunakan media e-commerce. Namun selain terdapat kelebihan, penggunaan e-commerce dalam hubungannya dengan SCM ini pun juga memiliki keterbatasan yaitu ketepatan waktu dalam pengiriman barang, jangkauan daerah pengiriman barang, juga pengiriman barang masih ditakutkan dapat hilang di jalan.

Contoh perusahaan yang baru-baru ini mengembangkan SCM dalam organisasinya adalah perusahaan penerbangan Garuda Indonesia. Bagi BUMN ini, pengembangan SCM sangat membantu dalam penjualan tiket. Pola penjualan tiket di perusahaan ini tidak lagi menggunakan jalur linier : pusat penjualan tiket – biro – konsumen. Puasat penjualan tiket dapat melakukan monitoring secara serentak terhadap seluruh biro maupun pesanan langsung dari konsumen.

Jawaban Nomor 2

E-commerce dapat mengurangi siklus waktu, meningkatkan kinerja karyawan dan memberikan dukungan terhadap fasilitasi pelanggan.

  • E-commerce dapat mengurangi siklus waktu

Siklus waktu yang dimaksudkan dapat dimulai dari waktu pemesanan hingga pengiriman produk. Sistem pemesanan yang elektronis memungkinkan pemrosesan produk dapat lebih cepat dan akurat. Pada produk yang terdigitalisasi, e-commerce memungkinkan pengiriman produk berlangsung secara sepat dan real-time.

Jika dari sisi pelanggan, pengurangan siklus waktu dapat diketahui dari pemesanan yang dilakukan melalui website e-commerce Kegiatan ini memungkinkan pelanggan ataupun konsumen dapat langsung melihat bagaimana kriteria sebuah produk dan memesannya. Jika transaksi telah dilakukan, maka perusahaan akan mengirimkan barang pesanan melalui jasa pelanggan.

Apabila dari sisi perusahaan, e-commerce dapat mengurangi siklus waktu dimana perusahaan dapat melakukan penjualan yang mudah diakses dari mana saja, kapan saja, dan siapa saja. Sehingga dari pengurangan siklus waktu yang diciptakan dari penggunaan e-commerce juga akan berdampak pada pengurangan biaya pemasaran yang akan menguntungkan pihak perusahaan.

  • E-commerce dapat meningkatkan kinerja karyawan

Dalam hal ini, E-commerce menuntut setiap karyawan untuk :

Komitmen, kreativitas, beradaptasi dengan setiap perubahan lingkungan perusahaan

Bercirikan pemberdayaan dan desentralisasi wewenang, serta beranggotakan knowledge based workers

Mampu beradaptasi secara cepat dengan teknologi baru dan perubahan lingkungan (learning organisation)

Mampu dan berani bereksperimen dengan produk, jasa, maupun proses baru

Sehingga dari tuntutan tersebut akan mengakibatkan redefinisi dalam organisasi yang berakibat pada peningkatan kinerja karyawan.

Peningkatan tersebut dapat berupa :

EC mengubah bagaimana orang-orang direkrut, di evaluasi, dan dipromosikan

EC mengubah cara training dan pendidikan yang ditawarkan pada karyawan

Perusahaan dapat memangkas biaya lebih dari 50% karena semakin meningkatnya program dan pelatihan virtual yang akan mengubah

cara kerja karyawan menjadi lebih baik.

  • E-commerce dapat memberikan dukungan terhadap fasilitasi pelanggan

Secara prinsip, proses pengambilan keputusan konsumen online tidak jauh berbeda dengan proses keputusan offline, yaitu terdiri atas lima tahap: identifikasi masalah, pencarian informasi internal dan eksternal (khususnya lewat internet), evaluasi alternatif, keputusan pembelian, dan perilaku purna beli.

Dengan adanya pelayanan e-commerce, pelanggan akan dimudahkan untuk mengakses seluruh informasi yang up date dan terus menerus. Pelayanan yang cepat, mudah, aman, dan akurat juga menjadikan e-commerce dapat memberikan dukungan terhadap fasilitasi pelanggan.

Jawaban Nomor 3

Perbandingan antara marketplaces dan marketspaces

Keterangan

Marketplaces

Marketspaces

Arti

Menekankan interaksi pertukaran barang dan jasa antara penjual dan pembeli dengan sejumlah uang secara fisik antara penjual dan pembeli

Marketplace (tempat pasar) dimana antara penjual dan pembeli melakukan pertukaran barang dan jasa dengan sejumlah uang (atau dengan barang dan jasa lain), tetapi dilakukan secara elektronis

Keunggulan

Menyamakan minat pembeli dan penjual.

Memfasilitasi pertukaran informasi, barang, jasa, dan pembayaran yang juga diasosiasikan sebagai transaksi pasar.

Menyediakan infrastruktur institusional, seperti hukum, kebutuhan regular, yang memungkinkan fungsi yang efisien bagi pasar.

Informasi yang lebih bagus dalam lingkungan bertransaksi dan hubungan.

Biaya untuk mencari informasi yang lebih rendah untuk pembeli.

Menghilangkan informasi yang membingungkan bagi penjual dan pembeli.

Pemisahan sementara yang lebih baik antara waktu pembelian dengan waktu pemprosesan produk digital yang dibeli di e-marketplace

Pembeli dan penjual bisa berada di tempat yang berbeda

Keterbatasan

Proses transaksi jual beli hanya dapat dilakukan langsung di tempat.

Pembeli dan penjual harus berada di tempat yang sama.

Proses transaksi terkadang tidak praktis. Hal ini dikarenakan antara penjual dan pembeli masih terjadi proses tawar menawar sebelum menentukan harga yang pasti.

Ketidakpastian kualitas produk yang dibeli secara online. Hal ini dikarenakan calon pembeli tidak pernah melihat, khususnya yang berasal dari vendor yang tidak diketahui.

Beberapa situs web hanya berisi informasi yang “copy” dan “paste” sehingga tidak ada pengembangan informasi lain yang diperlukan oleh konsumen tentang produk tersebut seperti komentar-komentar individu mengenai produk tersebut ataupun perbedaan antara model yang tersedia dari pabrik yang sama.

Belum bakunya standar dan regulasi pemerintah

Akses internet yang masih terbatas dan relatif mahal bagi

banyak pelanggan potensial

Jawaban Nomor 4

Harga Sony digital Camera (produk Sony Cyber DSC W200) bila dibandingkan antara harga pada shopping.com, mysimon.com, bottomdollar.com, bizrate.com, dan pricescan.com, maka harga terbaik ada pada situs bizrate.com. Informasi terbaik diperoleh pada informasi perbandingan rating terhadap produk yang sama di beberapa situs.

Pada bizrate.com, Sony Cyber DSC W200 menempati posisi teratas diantara ke empat situs bila dibandingkan mengenai harga yang diberikan. Sehingga, dari informasi tersebut, calon pembeli dapat memilih bizrate.com untuk membeli produk Sony digital Camera.

Jawaban Nomor 5

Trust, kepuasan, loyalitas konsumen pada E-Commerce

Faktor trust merupakan salah satu faktor kritis dalam e-commerce, terutama menyangkut competence trust dan goodwill trust. Transaksi melalui internet tidak bisa jalan tanpa adanya faktor kepercayaan. Apalagi pihak-pihak yang terlibat belum tentu bisa bertatap muka secara langsung. Faktor kepercayaan ini sangat sukar dibangun, namun sangat mudah sekali dirusak. Oleh karena itu dibutuhkan tiga faktor utama dalam rangka membangun dan mempertahankan trust, yaitu kepuasan pelanggan, reputasi dan itikad baik pemasok, serta pengakuan dari pihak ketiga

Kepuasan konsumen pada penggunaan E-Commerce bergantung pada kualitas dari pelayanan yang diberikan. Kepuasan adalah satu hal terpenting dari reaksi konsumen dalam lingkungan online antara penjual dan pembeli dalam media elektronik. Apabila tingkat kepuasan konsumen tinggi, maka ia akan melakukan pembelian kembali dua bulan kemudian. Dengan adanya kepuasan yang dirasakan oleh konsumen, ia akan merekomendasikan penjualan internet tersebut kepada orang lain. Bagaimana pun juga, apabila terdapat konsumen yang merasa tidak puas dengan layanan yang diberikan, ia akan meninggalkan penjualan internet tersebut secara permanen. Sehingga hal ini mengarahkan bagi para online vendor agar dapat meningkatkan kualitas layanan yang dapat diberikan kepada konsumen agar ia dapat merasa puas telah menggunakan layanan E-Commerce.

Menciptakan loyalitas pelanggan adalah hal penting yang dilakukan oleh online vendors dalam menarik dan menciptakan pelanggan baru. Selain itu loyalitas pelanggan berdampak baik untuk perkembangan dan keuntungan dari online vendors. Loyalitas pelanggan pada suatu vendor akan menyebabkan pelanggan tersebut melakukan lebih banyak transaksi dengan vendor tersebut. Salah satu cara untuk meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap penggunaan e-commerce adalah dengan memberikan pelayanan yang berkualitas baik, yang diharapkan dapat membuat pelanggan untuk kembali melakukan transaksi dengan vendor tersebut.

Jawaban Nomor 6

Penerapan segmentasi pada E-Commerce

Segmentasi pasar adalah proses mengkategorikan pasar konsumen ke dalam kelompok-kelompok yang logis untuk didasarkan pada riset pemasaran, pengiklanan, dan peenjualan. Segmentasi dilakukan dengan menggunakan alat seperti data model dan gudang data.

Segmentasi pasar untuk pemasaran produk konsumen memiliki variable utama diantaranya geografi, demografi, psikografi, perilaku, dan manfaat. Dari variabel-variabel tersebut, maka penerapan E-Commerce dalam melakukan kegiatan transaksinya dapat menggunakan pola untuk menentukan target yang akan dibidik. Pola tersebut diantaranya :

  • Preferensi homogen, menunjukkan pasar dimana semua konsumen secara kasar memiliki preferensi yang sama.

  • Preferensi tersebar, mengambil posisi ditengah-tengah sehingga menarik sebagian besar manusia.

  • Preferensi kelompok, menunjukkan kelompok preferensi berbeda-beda.

Dengan demikian penerapan pola tersebut nantinya akan memberikan langkah-langkah dalam strategi E-Commerce diantaranya :

  • Penetapan tujuan (mission)

  • Keputusan tentang anggaran (money)

  • Keputusan pesan (message)

  • Penetapan media, dan

  • Evaluasi mengenai kampanye (measurement)

Jawaban Nomor 7

  1. Tiga situs yang menerapkan B2B menggunakan E-Commerce beserta gambaran masing-masing situs diantaranya :

alibaba.com

alibaba1

alibaba.com adalah sebuah situs yang termasuk di dalam B2B, dimana item yang dijual tidak hanya satu jenis produk saja namun berbagai macam produk ditawarkan di situs ini. Produk-produk tersebut ditawarkan berdasarkan kategorinya dan terletak di halaman depan sebelah kiri situs. Namun apabila konsumen ingin lebih cepat dalam menentukan produk mana yang akan ia beli, konsumen dapat langsung menulis nama barang tersebut pada kolom search di halaman tengah atas situs. Pada situsnya, alibaba.com juga mengadakan perdagangan yang meliputi seluruh dunia. Tampilan yang diberikan oleh situs ini mencakup informasi yang dibutuhkan oleh konsumen, seperti berita terbaru dari kegiatan perdagangan, produk-poduk apa yang hangat saat ini, website perusahaan, serta terdapat pula informasi perusahaan-perusahaan dan partner yang tergabung di dalam situs ini. Karena produk yang ditawarkan adalah diperuntukkan pula untuk pelaku bisnis, situs yang dibuat oleh negara China ini juga menampilkan partner yang mengadakan transaksi jual beli dalam jumlah besar. Dalam masalah pembayaran, alibaba.com mengajak kerja sama dengan Frima France dan CIETAC South Asia. Selain itu dari kategori produk-produk yang ditawarkan, terlihat bahwa sasaran dari alibaba.com adalah untuk konsumen dengan tingkatan lebih tinggi.

ecrobot.com

ecrobot1

ecrobot.com adalah sebuah situs yang menawarkan berbagai macam sparepart yang berkaitan dengan robot. Situs ini menawarkan dalam skala besar produk-produk nya karena tujuan dari pembuatan situs ini berkaitan dengan perdagangan antar sesama pebisnis.

Tampilannya bersifat sederhana tidak memungkinkan pengunjung yang datang hanya segelintir. Dari jumlah tawaran, produk, dan perusahaan yang tergabung didalamnya, terlihat bahwa situs ini sering dikunjungi oleh konsumen yang ingin mengadakan transaksi. Pada tampilan awalnya, situs ini hanya menggunakan Google sebagai iklan, selebihnya hanyalah produk dari perusahaan. Sehingga situs ini termasuk dalam kategori specialisasi.

asiatrade.com

asiatrade

asiatrade.com adalah sebuah situs yang menawarkan sebuah perjalanan berlibur tidak hanya di negara Asia saja, namun juga negara Amerika, Eropa, serta Australia. Situs tersebut tentu terdengar menarik. Namun yang disayangkan adalah pada tampilan awal situs yang bersifat sederhana. Iklan yang mendukung situs ini pun hanyalah hotelhub.com yang terletak di Singapura. Situs ini tidak menampilkan kelebihan apa yang dimilikinya, ataupun perjalanan yang sering dilakukan oleh konsumen yang telah menggunakan jasa situs ini.

Namun apabila konsumen masuk ke halaman selanjutnya, akan kemana ia akan berlibur (misalnya dengan mengklik Indonesia-Bali), maka ia akan menemukan informasi-informasi yang diperlukan, seperti tiket penerbangan, paket tour, contact us, serta info perusahaan. Selain itu pada halaman tengahnya juga tersedia kolom search untuk mencari info mengenai nilai kurs terbaru, hotel, lokasi tujuan, serta tampilan gambar panorama keindahan pulau Bali berserta harganya. Sehingga dari informasi yangg tersedia, dapat meyakinkan konsumen untuk mencoba menggunkan jasa layanan situs ini.

TUGAS 3 : “Analisa Situs yang Menggunakan Layanan E-Mall”

•March 30, 2009 • Leave a Comment

Electronic Mall adalah sebuah tempat belanja online dimana proses terjadinya jual beli barang antara penjual dan pembeli tidak dipertemukan dalam suatu kondisi yang sama. Proses transaksi terjadi secara online dengan menggunakan media internet. Contoh dari e-mall dapat kita temukan cukup banyak di internet, seperti fastncheap.com, bhinneka.com, mizan.com, amazone.com, barnesandnoble.com. Masing-masing dari ke lima contoh tersebut akan diterangkan pada penjelasan berikut.

fastncheap.com

fastncheap

Fastncheap adalah sebuah website yang termasuk dalam electronic mall pada kategori specialize mall yang menjual tipe produk berupa komputer dan aksesorisnya. Website ini merupakan website buatan Indonesia, sehingga memudahkan bagi konsumen (terutama yang berasal dari Indonesia) untuk memahami informasi yang disampaikan oleh si penjual. Berikut adalah gambaran mengenai tampilan yang dapat disajikan fastncheap :

  • Pada halaman awal web, pengunjung akan ditunjukkan pada beberapa konten produk komputer dan aksesoris yang terdapat di sebelah kiri. Produk-produk tersebut terkumpul pada satu kolom dengan nama “produc genre”.

Informasi yang dapat diperoleh bila kita menarik kursor ke bawah adalah mengenai shipping cost yaitu berapa biaya kirim yang akan di tanggung oleh calon pembeli. Selain itu, terdapat pula link bagi pengunjung untuk melakukan suatu pembelian yang ditawarkan (contohnya : www.bekas.com). Sehingga pengunjung dapat dengan mudah untuk mengeksplorasi barang-barang yang ditawarkan oleh website tersebut.

  • Di halaman tengah yang terdapat pada awal web, penjual menampilkan produk terbaru dan produk yang paling laris yang dapat mempengaruhi pengunjung untuk memilikinya. Berbeda pada produk yang ditawarkan di sebelah kiri web, produk-produk pada bagian ini menyertakan secara langsung gambar, harga, dan spesifikasi produk secara umum. Pengunjung tak perlu khawatir untuk mengira-ngira berapa rupiah yang telah dikeluarkan, karena pada bagian atas di halaman kiri web terdapat kolom yang menjelaskan berapa jumlah barang yang dibeli dan uang yang telah dikeluarkan.

  • Web ini juga menyediakan komentar bagi pengguna baik yang telah melakukan transaksi maupun masukan-masukan yang berguna bagi pengelola web untuk melakukan perbaikan terhadap servis yang disediakan. Selain itu juga terdapat layanan customer service, sehingga apabila terdapat pertanyaan mengenai produk dan layanan dapat menghubungi di nomor ataupun alamat yang telah disediakan.

Komentar / Saran : Situs yang berasal dari Indonesia ini sudah dapat dikatakan bagus menurut isinya. Bagian-bagian yang diperlukan pengunjung untuk mengetahui informasi secara lebih lengkap telah tersedia. Hanya saja dari segi penampilan masih kurang menarik. Sehingga masih diperlukan perbaikan agar semakin banyak pengunjung yang datang pada situs fastncheap.com

www.bhinneka.com

bhinneka2

Seperti halnya dengan situs fastncheap, bhinneka.com juga masuk pada kategori specialize mall yang menjual tipe produk berupa komputer, gadget, software, peralatan kantor, dan CAD/CAM. Karena kuantitas macam dari produk terbilang sedikit, sehingga penyajiannya ditampilkan secara horizontal.

Layout dari situs ini terbilang menarik, karena sesuai dengan namanya (bhinneka) yang menunjukkan ciri khas budaya Indonesia. Pada halaman awal web terdapat emoticons bergambar topeng pria dan wanita berciri khas Indonesia sedang tersenyum. Hal ini dapat bermakna bahwa setiap pengunjung yang meng klik situs ini akan disambut dengan ramah oleh penjual pada khususnya sebagai orang Indonesia. Sedangkan pada bagian bawah tampilan awal web disajikan informasi-informasi produk yang merupakan ulasan singkat dari para editor bhinneka. Hal ini dapat menjadi masukan bagi pengunjung sebagai referensi barang yang wajib untuk dibeli.

Selain produk yang sudah dikelompokkan berdasarkan jenisnya, bhinneka juga menampilkan produk yang ditampilkan dengan gambar beserta informasi mengenai harga. Namun yang disayangkan dalam hal ini adalah penataan dari produk-produk tersebut yang kurang teratur. Pemasangan iklan cukup banyak di temukan pada situs ini, sehingga halaman web terlihat penuh dengan iklan meskipun tidak mengesampingkan produk-produk yang dijual di bhinneka.com. Tampilan harga dari masing-masing produk pun tidak seluruhnya menggunakan nilai rupiah, namun sebagian menggunakan nilai dolar.

Kelebihan yang ditawarkan pada bhinneka adalah penjual melayani langsung secara online dengan pengunjung, review mengenai ulasan produk, terdapat semacam berita (bhinneka@post) yang membahas mengenai teknologi, juga tersedia pula ruang chat bagi pengunjung yang ingin menambah wawasan mengenai dunia IT. Selain itu, bhinneka juga dapat menampilkan sebuah web yang menggambarkan jati diri bangsa Indonesia. Sehingga tidak hanya produk saja yang dijual, melainkan juga pengenalan budaya bangsa terhadap dunia luar khususnya dalam bidang e-commerce disajikan pada situs ini.

Komentar / Saran : bhinneka.com adalah sebuah situs dimana selain penjualan produknya yang berupa peralatan elektronik (laptop, gadget,software), juga menampilkan wajah Indonesia. Meskipun demikian diperlukan penataan yang lebih teratur mengenai penenempatan tiap-tiap produk pada layout awal situs.

www.mizan.com

mizan1

Mizan adalah sebuah website Indonesia yang termasuk dalam electronic mall pada kategori specialize mall yang menjual tipe produk berupa buku. Pada halaman awal situs, pengunjung dapat menemukan item-item yang disediakan seperti : home; about us; buku laris; buku baru; alamat yang bisa dihubungi, dalam satu bagian, serta artikel maupun katalog-katalog buku. Sebagian besar ulasan yang dibahas pada halaman awal adalah tulisan-tulisan pada e-magazine, info terkini dan juga kolom. Situs ini juga menyimpan arsip mengenai berita-berita pada tahun 2007 dan 2008, sehingga pengunjung dapat dengan mudah untuk menemukan berita-berita lampau tanpa harus bersusah payah terlebih dahulu. Apabila berbicara mengenai isi dari situs ini sudah terbilang bagus karena dapat menyediakan layanan bagi pengunjung untuk menemukan buku atau berita yang dicari.

Berbicara mengenai penampilan yang disajikan oleh pembuat web, maka dapat dikatakan bahwa tampilan mizan.com terbilang sangat sederhana. Situs ini tidak mencantumkan iklan, ornamen-ornamen ataupun layout yang dapat membuat pengunjung tertarik. Sehingga seolah-olah menyiratkan apabila pengunjung sudah masuk ke dalam situs ini, maka ia akan segera mencari buku atau artikel yang diinginkan dan kemudia pergi tanpa terlebih dulu melihat fitur-fitur yang disediakan oleh mizan.com.

Komentar / Saran : Bila dibandingkan dengan dua situs sebelumnya (yaitu fastncheap dan bhinneka) tentu saja situs mizan ini masih kalah bersaing jika didasarkan dari segi performa situs. Hampir sebagian besar tampilan yang disajikan pada situs ini adalah berupa tulisan, dengan background berwarna putih. Meskipun situs ini menawarkan kemudahan navigasi bagi pengunjung, namun tentu saja salah satu yang membuat orang tertarik untuk mengunjungi situs tersebut selain karena sistem pelayanananya juga yang perlu diperhatikan adalah masalah peampilan.

www.amazon.com

amazone

Amazon adalah sebuah website yang termasuk dalam electronic mall pada kategori generalize mall yang menjual lebih dari satu produk. Pada tampilan awal, di bagian kiri halaman menampilkan produk-produk yang ditawarkan dalam beberapa jenis seperti : buku; film, musik, dan permainan; digital download, komputer dan peralatan kantor; barang-barang elektronik; rumah; peralatan olahraga; dan lain sebagainya tersedia pada situs ini. Selain itu juga terdapat pula fitur-fitur dan layanan yang disajikan pada pengunjung sebagai bentuk pelayanan amazon. Pada tampilan awal di bagian tengah halaman merupakan display jenis produk yang dijual beserta kisaran harga masing-masing dalam kurs dolar. Apabila pengunjung menarik kursor paling bawah, maka dapat menemukan mengenai berapa transaksi yang sudah dilakukan ataupun pengulangan pembelian. Sedangkan untuk tampilan iklan dapat ditemui pada bagian kiri halaman awal situs.

Amazon seolah-olah membawa pengunjung pada sebuah supermarket elektronik, dimana segala produk telah tersedia di dalamnya. Amazon pun memeberikan pelayanan berupa rekomendasi produk apa yang sebaiknya dimiliki. Untuk masalah navigasi, pengunjung dapat dengan mudah menjelajahi dan menemukan produk yang di cari. Amazon pun menyediakan layanan-layanan lain yang berhubungan dengan program-program bisnis seperti bagaimana menjual di Amazon, membangun situs e-commerce, mengiklankan produk di Amazon, karir di Amazon, dan hal-hal lain yang dituangkan pada halaman depan di bagian bawah situs.

Komentar / Saran : Kemudahan dalam melakukan transaksi serta pengaturan tata letak yang ditawarkan oleh amazone.com membuat siapa saja (pengunjung) dapat tertarik untuk masuk ke dalamnya. namun tentu saja penguasaan bahasa asing diperlukan dalam hal ini mengingat bahasa yang digunakan adalah bahasa internasional (yaitu bahasa Inggris).

www.barnesandnoble.com

barnesandnoble

Barnesandnoble adalah website yang termasuk dalam electronic mall pada kategori specialize mall. Sama halnya seperti mizan, barnesandnoble menjual produk berupa buku. Yang menjadi perbedaan di sini adalah jika mizan lebih mengkhususkan produknya untuk melakukan penjualan di wilayah Indonesia, barnesandnoble melayani penjualan hingga ke berbagai negara di dunia. Selain itu, meskipun penjualan utamanya adalah buku, namun situs ini juga menjual dvd; hadiah; permainan; video games; dan produk-produk lain yang terletak di sebelah kiri halaman awal situs. Perbedaan lain yang dapat ditunjukkan adalah pada barnesandnoble menampilkan iklan; layanan dari barnesandnoble; informasi mengenai berapa biaya kirim dan bantuan cepat yang tersedia pada bagian bawah halaman awal situs.

Mengenai sistem pembayarannya, sama halnya seperti bhinneka dan amazon, barnesandnoble juga menyediakan jasa layanan pembayaran melalui paypal, serta kartu keanggotaan yang dapat ditemukan oleh pengunjung di bagian kanan atas pada halaman awal website. Sehingga apabila konsumen adalah anggota dari barnesandnoble, ia akan menikmati fasilitas tambahan seperti pemberian potongan harga dari harga normal.

Berbeda dengan layout yang ditampilkan pada mizan, barnesandnoble menampilkan warna yang lebih bervariasi. Jika mizan lebih menampilkan tulisan berisi berita-berita atau ulasan sebuah kejadian pada awal layout, barnesandnoble lebih menampilkan nama produk di halaman awalnya.

Apabila buku yang dicari atau barang yang diinginkan tidak ada, maka pengunjung akan diarahkan pada kolom search yang terdapat pada halaman muka situs. Layanan ini akan memudahkan pengunjung untuk menemukan produk sesuai yang diinginkan. Selain itu juga terdapat layanan “most popular search item” yang menampilkan buku-buku terlaris yang sering dicari. Sehingga, hal ini dapat memudahkan pengunjung untuk menjelajahi situs barnesandnoble.

Komentar / Saran : Barnesandnoble memberikan kemudahan bagi pengunjung. Hal ini terbukti dari tampilan yang disajikan, sehinga dapat membuat pengunjung tidak perlu merasa bingung untuk menjelajahi isi situs. Hanya saja barnesandnoble tidak menampilkan ulasan singkat mengenai isi dari buku. Pengunjung yang hendak melakukan transaksi terlebih dahulu harus mendapat referensi dari teman terdekat ataupun media lain sehingga tidak akan merasa rugi apabila sudah membelinya terlebih jika buku tersebut berharga ratusan ribu.

TUGAS 2 : “ELECTRONIC MALL”

•March 15, 2009 • Leave a Comment

Electronic mall adalah sebuah tempat berbelanja online, sama seperti halnya mal yang dijumpai dalam dunia nyata. Perbedaan disini terletak proses terjadinya jual beli barang, dimana antara penjual dan pembeli tidak dipertemukan dalam suatu kondisi yang sama. Proses transaksi terjadi secara online dengan menggunakan media internet. Dalam waktu singkat saja, konsumen dapat melakukan pembelanjaan di berbagai negara. Ketika konsumen mengindikasikan kategori yang ia inginkan, maka ia akan ditransfer pada storefront pribadi yang sesuai dengan apa yang menjadi keinginanya.

Electronic mall atau e-mall tidak menyediakan produk berupa jasa. Ini hanyalah direktori, dan hanya beberapa mall khusus saja yang memiliki fasilitas tersebut. Beberapa mall yang berukuran sangat besar, di dalamnya dapat kita jumpai banyak penjual virtual.

Electronic mall terdiri dari dua tipe yaitu :

1. Generalize mall adalah sebuah marketspace yang besar yang menjual semua tipe produk.

contoh :

www.choicemall.com

choicemall2

Gambaran :

Dengan slogan yang diangkat yaitu “where online shopping has never been easier”, situs ini mencoba untuk memberikan layanan bagi pengunjung untuk memilih produk yang dimasukkan ke dalam masing-masing kategori. Namun bila produk yang dicari tidak ditemukan, maka pengunjung dapat mencarinya pada kolom “search” yang terletak pada bagian bawah situs atau kolom yang terdapat diatas halaman web. Pada bagian kanan dan kiri website terdapat tampilan iklan-iklan yang menunjang isi dari web. Hanya saja tampilan yang disuguhkan masih bersifat sederhana. Komentar-komentar setelah penggunaan produk dari choicemall bersifat tertutup, yang artinya segala komentar yang ditujukan pada situs ini hanya dapat dilihat pada email yang ditunjuk yaitu www.choicemallsupport@qcommerce.com. Masih banyak tersedia page kosong yang belum terisi, sehingga situs ini terkesan “biasa-bisa saja” selain dari tidak ditampilkannya gambar mengenai produk yang dijual.

www.spree.com

images

Gambaran :

Seperti halnya dengan choicemall.com, spree.com juga memberikan layanan menyediakan berbagai macam produk yang dapat dimiliki oleh calon konsumen. Terdapat layanan members bagi pengunjung yang ingin lebih menikmati kelebihan apa saya yang diberikan oleh spree.com.

Pada tampilan awal di bagian atas situs dapat ditemukan iklan-iklan, penawaran produk special, serta pencarian produk bila produk-produk yang ditawarkan pada halaman muka situs tidak dapat ditemukan. Meskipun pada tampilan awal situs sepertinya mudah untuk dijelajah, namun penjual memberikan layanan peta situs atau bantuan untuk melakukan pembelian.

Selain menjual produk, spree.com juga menawarkan pembelian produk pada situs-situs specialize mall. Sehingga apabila melakukan pembelian melalui situs ini, maka pengunjung akan memperoleh diskon dari spree.com.

Hanya saja yang menjadi permasalahan disini adalah sama halnya seperti choicemall.com, situs ini masih bersifat sederhana. Tidak ada aspek lain dari penampilan situs yang ingin ditonjolkan. Produk yang ditawarkan hanyalah menampilkan tulisan-tulisan. Tidak ada tampilan pelayanan penggunaan kartu kredit yang merupakan kerjasama antara spree.com dengan bank.

www.situs-indonesia.com

situs-indonesia

Gambaran :

Dari namanya, situs ini merupakan situs buatan Indonesia dimana tidak hanya penjualan produk saja yang ditonjolkan, namun informasi-informasi penting lainnya seputar Indonesia. Dengan situs-indonesia.com web directory, pengunjung akan sangat mudah mencari dan menemukan website yang diinginkan. Tersedia berbagai kategori produk, atau pengunjung dapat menggunakan fasilitas mesin pencari (search) untuk menemukan website yang diinginkan. Bila pengunjung mempunyai website maka ia juga dapat melakukan pendaftaran website untuk masuk dalam daftar situs-indonesia.

Pada tampilan awalnya di bagian teratas halaman web disediakan layanan untuk menjadi anggota dari situs Indonesia, selain itu juga terdapat informasi mengenai berapa jumlah pengunjung yang online atau urutan pengunjung yang mengklik situs-indonesia.Semakin menarik mouse kebawah, maka pengunjung akan ditampilkan informasi-informasi yang menarik seperti 10 teratas berita yang banyak dicari oleh pengunjung, data statistik, hingga iklan semuanya sudah dikelompokkan secara teratur sehingga pengunjung tidak perlu merasa rumit untuk menggunakan situs ini.

2. Specialize mall adalah sebuah marketspace yang hanya menjual satu tipe atau beberapa tipe produk.

contoh :

www.cattoys.com

cattoysimage

Gambaran :

Dari namanya, situs ini menjual berbagai macam mainan kucing. Tentu saja produk yang dijual termasuk dalam kategori produk mewah, karena tidak sembarang mainan kucing dijual pada situs ini. Bukti ini dapat dilihat pada informasi yang dapat ditemukan pengunjung pada bagian teratas halaman awal web, bahwa ongkos pengiriman tidak akan dikenakan atau gratis, bila pengunjung melakukan pembelian lebih dari $50.

Informasi-informasi yang dibutuhkan oleh calon pembeli tersedia pada situs ini. Layanan seperti visa, mastercard, pay pal juga disediakan untuk kemudahan dalam hal pembayaran bagi calon konsumen.

Tidak hanya iklan mengenai mainan kucing saja namun juga terdapat iklan untuk makanan kucing ataupun makanan anjing dapat ditemukan pengunjung pada bagian bawah halaman web. Selain itu juga terdapat kesan dan pesan dari konsumen setelah melakukan pembelian pada situs ini serta blog dari pihak penjual. Sehingga hal ini dapat menjadi referensi bagi pengunjung untuk melakukan transaksi, karena pengunjung akan merasa senanng dengan produk yang ditawarkan, pilihan, serta pelayanan dari cattoys.com.

www.property.com

property

Gambaran :

Website ini menawarkan pada pengunjung yaitu kemudahan melakukan pembelian atau penjualan segala macam properti yang ada di seluruh dunia, seprti rumah, apartemen, pabrik manufaktur dengan harga-harga terbaik. Situs ini menyediakan lebih dari 2.000.0000 properti yang tersimpan dalam databese.

Bila dilihat dari tampilan web, situs ini tergolong sederhana namun mengandung isi yang dibutuhkan oleh calon konsumen. Pembuat situs (perusahaan) menyediakan layanan navigasi untuk membantu pengunjung menemukan di wilayah mana ia akan menentukan wilayah transaksi properti, seperti kota, negara, serta pos kode. Selain itu pada bagian paling bawah situs ini juga menampilkan negara-negara anggota yang tergabung dalam property.com.

Pada halaman awal, perusahaan memperlihatkan pada pengunjung gambar mengenai properti yang dijual beserta harga dan kondisi rumah. Apabila tertarik, pengunjung dapat mengklik gambar

atau nama negara tempat rumah itu berada. Jika pengunjung ingin menampilkan rumah untuk dijual, maka pengunjung harus menjadi member terlebih dahulu (yang terletak pada sisi atas di sebelah kanan situs).

Hanya saja yang perlu disayangkan dalam hal ini, penjual (pembuat web) tidak menampilkan informasi-informasi penting seperti contact person serta bagaimana respon dari konsumen setelah melakukan pembelian. Penjual sepertinya hanya menampilkan informasi-informasi mengenai penjualan properti, selanjutnya pengunjung akan dihubungkan dengan pihak yang telah menyertakan produknya yang dicantum melalui property.com.

Dari kedua tipe electronic mall baik generalize maupun specialize mall, masing-masing memiliki kelebihan maupun kekurangan tersendiri. Pada tipe generalize mall konsumen dapat melakukan pembelanjaan one-stop shopping, dimana konsumen dapat menemukan bermacam-macam barang sesuai dengan kategori yang diinginkan. Konsumen akan dibuat lebih leluasa untuk masuk ke berbagai direktori produk kategori yang tersedia pada marketspace. Karena begitu banyak produk yang ditawarkan, terkadang konsumen tidak dapat membedakan antara keinginan dan kebutuhan terhadap barang yang akan dibeli. Hal ini bisa menjadi tantangan bagi konsumen, namun keuntungan bagi perusahaan. Konsumen yang memasuki general mall diharapkan lebih dapat menentukan terlebih dulu produk mana yang akan dipilih. Sebab dengan tersedianya segala hal produk dalam marketspace dapat membuat konsumen lupa akan tujuan semula dalam membeli sebuah produk.

Meskipun specialize mall hanya mengkhususkan pada penjualan produk dengan satu ataupun beberapa jenis, namun tipe ini juga tidak kalahnya dengan generalize mall. Specialize mall mengajak konsumen untuk lebih memfokuskan terhadap tujuan semula dalam membeli produk yang tersedia pada marketspace. Konsumen pun tidak akan dipusingkan dengan jumlah kategori produk yang beraneka macam, karena ia akan dihadapkan pada satu macam produk saja.Pengkhususan ini bukan berarti penjualan produk antara specialize mall lebih sedikit dibanding dengan generalize mall, namun bisa saja jumlah produk yang tersedia pada specialize mall

lebih bervariasi dibandingkan generalize mall karena memfokuskan pada satu atau beberapa kategori. Namun juga terdapat beberapa situs yang masuk dalam specialize mall juga bergabung (membentuk link) dengan generaliz mall, sehingga hal ini akan mempermudah pihak perusahaan (penjual) dalam melakukan pemasaran terhadap produknya. Pada akhirnya, keputusan untuk memasuki e-mall antara generalize ataukah specialize tergantung dari tujuan konsumen dalam menentukan tipe mana yang akan ia pilih.

TUGAS 1 : “I.N.T.E.R.N.E.T”

•March 15, 2009 • Leave a Comment
  • Perkembangan Internet Secara Umum

Internet mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, dan pandangan dunia. Hal tersebut mengakibatkan semakin meningkatnya perkembangan Internet dari tahun ke tahun, sehingga mewujudkan terciptanya budaya internet. Dengan hanya berpandukan mesin pencari seperti Google, pengguna di seluruh dunia mempunyai akses internet yang mudah atas bermacam-macam informasi.

Negara yang menguasai internet di era milenium dipastikan menjadi negara yang maju jika internet dipergunakan secara bijak terutama dalam bidang riset, pendidikan, administrasi, sosialiasi, networking dan bisnis. Dibanding dengan buku dan perpustakaan, Internet melambangkan penyebaran (decentralization) atau pengetahuan (knowledge) mengenai informasi dan data secara lengkap. Dengan internet, masyarakat dapat mengetahui secara cepat perkembangan riset teknologi di berbagai belahan dunia. Perkembangan Internet juga telah mempengaruhi perkembangan ekonomi. Dengan administrasi online, praktik korupsi dalam membuat surat-surat dapat ditekan. Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka (dan sebagian sangat kecil melalui pos atau telepon), kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet. Dengan penjualan produk secara online, dapat menurunkan cost of marketing dan cost of employee menjadi lebih rendah.

  • Perkembangan Internet di Dunia

Data Internet World Stats dalam satu dasawarsa terakhir menunjukkan jumlah pengguna internet (netter) di dunia meningkat drastis. Sebanyak 0.4% pengguna dari seluruh penduduk dunia, kini naik hampir 60 kali lipat di tahun 2008. Dan sejak tahun 2000, pertumbuhan netter dunia naik rata-rata 2% terhadap total populasi dunia.

Tahun

Pengguna Internet

% Penduduk

1995

16,000,000

0.4%

1996

36,000,000

0.9%

1997

70,000,000

1.7%

1998

147,000,000

3.6%

1999

248,000,000

4.1%

2000

361,000,000

5.8%

2001

513,000,000

8.6%

2002

587,000,000

9.4%

2003

719,000,000

11.1%

2004

817,000,000

12.7%

2005

1,018,000,000

15.7%

2006

1,093,000,000

16.7%

2007

1,319,000,000

20.0%

2008

1,565,000,000

23.3%

Dari 1.5 miliar netter saat ini, 41% berada di Asia, kemudian diikuti Eropa 25% disusul Amerika Utara 16%. Dan Afrika menjadi benua dengan tingkat netter terkecil di dunia yakni hanya 5.6%.

Besarnya jumlah pengguna internet di negara Asia sangatlah wajar mengingat lebih dari 55% penduduk dunia berada di benua Asia yakni sekitar 3.7 miliar jiwa dari total penduduk dunia 6.7 miliar jiwa. Sedangkan persentase terbesar netter terhadap total penduduk dunia masih dipegang oleh negara-negara di kawasan Amerika Utara (Amerika Serikat dan Kanada) yang mencapai 73.1%. Sedangkan penetrasi netter di Asia baru mencapai 17.2%.

Data Statistik Populasi dan Penggunaan Internet di Dunia Tahun 2008

Wilayah Dunia

Populasi
( 2008 )

Pengguna Internet
31 Des 2000

Pengguna Iternet 2008

Penetrasi

(% Populasi)

Pertumbuhan

Pengguna
2000-2008

% Pengguna dari Tabel

Afrika

975,330,899

4,514,400

54,171,500

5.6 %

1,100.0 %

3.4 %

Asia

3,780,819,792

114,304,000

650,361,843

17.2 %

469.0 %

41.3 %

Eropa

803,903,540

105,096,093

390,141,073

48.5 %

271.2 %

24.8 %

Timur Tengah

196,767,614

3,284,800

45,861,346

23.3 %

1,296.2 %

2.9 %

Amerika Utara

337,572,949

108,096,800

246,822,936

73.1 %

128.3 %

15.7 %

America Latin / Karibia

581,249,892

18,068,919

166,360,735

28.6 %

820.7 %

10.6 %

Samudera / Australia

34,384,384

7,620,480

20,593,751

59.9 %

170.2 %

1.3 %

TOTAL DUNIA

6,710,029,070

360,985,492

1,574,313,184

23.5 %

336.1 %

100.0 %

Setelah disebutkan mengenai berapa jumlah pengguna dari populasi masing-masing wilayah dunia, maka berikut ini akan diuraikan data mengenai jumlah kuantitas penggunaan internet di dunia dari berbagai aspek seperti e-mail, Web site, Web server, nama domain, Pengguna Internet, Blog, dan perangkat lunak berbahaya selama tahun 2008 :

  • Email

* 1,3 miliar – Jumlah pengguna email di seluruh dunia.
* 210 miliar – Jumlah email yang dikirim per hari pada 2008.
* 70% – Persentase email yang spam.
* 53,8 triliun – Jumlah spam email yang dikirim pada 2008 (asumsi 70% adalah spam).

  • Website

* 186.727.854 – Jumlah website di Internet pada bulan Desember 2008.
* 31,5 juta – Jumlah website ditambahkan selama 2008.

  • Web server

* 24,4% – Pertumbuhan situs Web Apache pada 2008.
* 13,7% – Pertumbuhan IIS website pada 2008.
* 22,2% – Pertumbuhan GFE website Google pada 2008.
* 336,8% – Pertumbuhan Nginx website di tahun 2008.
* 100,3% – Pertumbuhan Lighttpd website di tahun 2008.

  • Nama domain

* 77,5 juta -. COM nama domain pada akhir 2008.
* 11,8 juta -. NET nama domain pada akhir 2008.
* 7,2 juta -. ORG nama domain pada akhir 2008.
* 174 juta – Jumlah seluruh nama domain top-level domain.
* 19% – Peningkatan jumlah nama domain pada 2008.

  • Pengguna Internet

* 1463632361 – Jumlah pengguna Internet di seluruh dunia (Juni 2008)

* 578.538.257 – pengguna Internet di Asia.

* 384.633.765 – pengguna Internet di Eropa.
* 248241969 – pengguna Internet di Amerika Utara.

* 139009209 – pengguna Internet di Amerika Latin / Karibia.
* 51.065.630 – pengguna Internet di Afrika.
* 41939200 – pengguna Internet di Timur Tengah.
* 20204331 – pengguna Internet di Oseania / Australia.

  • Blog

* 133 juta – Jumlah blog di Internet (seperti dilacak oleh Technorati).
* 900.000 – Jumlah posting blog baru dalam satu hari.
* 329 juta – Jumlah posting blog pada 2008.

  • Perangkat lunak berbahaya

* 1 juta – Jumlah virus komputer di bulan April 2008.
* 468% – Kenaikan kode berbahaya dibanding 2007.

Data sumber: Website and web server stats from Netcraft. Domain name stats from Verisign and Webhosting.info. Internet user stats from Internet World Stats. Web browser stats from Net Applications. Blog stats from Technorati. Email stats from Radicati Group via About.com. Spam stats from DCC. Virus stats from Symantec via Times Online. Online video stats from Comscore. Photo stats from CNET and Flickr. http://royal.pingdom.com

Dari uraian yang telah dijelaskan, maka muncul pertanyaan mengenai berapa jumlah pengguna internet di seluruh dunia? Hingga saat ini belum diketahui secara pasti. Dari sekitar 6,75 miliar populasi penduduk dunia hingga tahun 2009, sebuah firma penelitian, comScore melaporkan pengguna internet telah melebihi satu miliar orang.

Jumlah satu miliar pengguna internet ini, merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat persatuan seluruh komunitas dunia, karena dunia akan semakin dekat. Dalam waktu dekat, jumlah tersebut akan cepat meningkat menjadi dua, dan bahkan tiga milyar orang. Hal ini dikarenakan adanya pengguna internet terbesar yaitu orang-orang berusia 15 tahun ke atas. Dominasi penggunaan internet oleh orang-orang berusia 15 tahun ke atas kebanyakan dilakukan di komputer pribadi atau komputer perusahaan.

Sedangkan mengenai wilayah, comScore mengungkapkan jika kawasan Asia-Pasifik mendominasi sekira 41 persen dari jumlah pengguna internet secara keseluruhan. Sedangkan Eropa, Amerika Utara, dan Amerika Latin berada di urutan berikutnya dengan 28,18, dan 7 persen. Berdasarkan negara, China merupakan negaura dengan jumlah pengguna internet terbesar, di mana 180 juta warganya adalah pengguna internet. Amerika Serikat hanya berada di urutan kedua dengan 163 juta pengguna, disusul Jepang dengan 60 juta pengguna.

  • Perkembangan Internet di Indonesia

Trend pertumbuhan internet dalam beberapa tahun terakhir menjadikan Indonesia menjadi pangsa pasar netter yang sangat potensial. Diperkirakan untuk tahun 2008, 2009 dan 2010, trend pertumbuhan netter Indonesia akan meningkat rata-rata 20% dari awal tahun 2008 sekitar 25 juta pengguna. Dan diakhir 2008 diperkirakan telah mencapai 30 juta pengguna atau baru hanya 13% penduduk Indonesia menikmati fasilitas internet, jauh dari penetrasi netter dunia yang mencapai 23.5% atau 17.2% di Asia.

Persentase netter Indonesia (13%) masih kalah jauh dengan negara-negara tetangga di Asia seperti Singapura, Malaysia, Thailand dan China.

  • Malaysia : 62.8%

  • Filipina : 14.6%

  • Thailand : 20.5%

  • Vietnam : 24.2%

  • China : 22.4%

  • Korea Selatan : 76.1%

  • Jepang : 73.1%

Dalam informasi teknologi di bidang internet, Indonesia masih kalah dengan negara-negara tetangga. Hal ini seharusnya menjadi pemicu pemerintah dan penyedia jasa layanan internet agar terus mendorong pertumbuhan internet, baik dari segi fasilitas, kecepatan dan biaya. Dan ditinjau dari UUD 1945, maka jasa layanan internet dapat masuk dalam kategori usaha yang menguasai hajat hidup orang banyak. Maka, ada baiknya jika pemerintah membentuk UU sekaligus mendirikan perusahaan BUMN penyedia layanan internet ke masyarakat luas mengingat pentingnya internet dalam roda pendidikan dan perekonomian.

Sumber Data : www.internetworldstats.com.

Dari data yang ditunjukkan pada tahun-tahun sebelumnya, maka terdapat perkiraan-perkiraan konsekuensi berapa besar penggunaan Internet di wilayah Indonesia yang akan di peroleh sampai tahun 2009.

Pengguna Internet Baru / Tahun 2.6 juta / tahun

Jumlah Sekolah Tersambung 46.000 sekolah

Siswa Melek Internet 17.5 juta siswa

Guru Melek IT / Internet 2.6 juta

Massa Internet Indonesia 15 juta + 17.5 juta + 2.6 juta / tahun

Belanja Bandwidth Rp. 500 Milyard / bulan

Belanja Bandwidth ~22Gbps

Output Manufacturing Local ~ Rp. 6 Milyard / bulan

Sumber Referensi :

http://ilmukomputer.org/2009/02/24/tren-internet-indonesia-2009/

http://id.wikipedia.org/wiki/Internet

http://nusantaranews.wordpress.com/2009/02/28/daftar-jumlah-pengguna-internet-dunia-1995-2008/

http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Sejarah_Internet_Indonesia:analisa_strategi_IT_Indonesia

http://warnadunia.com/statistik-lengkap-dan-detail-perkembangan-internet-tahun-2008/

http://techno.okezone.com/index.php/ReadStory/2009/01/25/55/186139/pengguna-internet-di-dunia-capai-1-miliar-orang

http://www.internetworldstats.com/stats.htm